Daftar Blog Saya

SOCIAL MEDIA

Sabtu, 27 Juni 2026

Obrolan pendek di bawah langit merah yang sedang mengintai



Sore itu, ia dengan buru-buru meyambutku pulang dari perjalanan jauh ke Kabupaten Lebong. Kebetulan matahari belum tenggelam hari ini.

"Ayo, kita nonton hewan yuk" ajaknya riang. Super riang. "di komputel" ejanya pelan-pelan dan belum fasih berucap komputer.

Ajakan ini tentu saja adalah sandi agar aku menemaninya nonton, biasanya ia akan bertanya banyak tentang nama hewan, mereka makan apa, dan kenapa cheetah mengejar zebra.

Kami mendirikan tenda dari selimut, bantal, dan alas kasurnya (waktu dia masih gemar ngompol). Pura-pura tamasya di dalam kamar dengan pemandangan yang bisa kami cari dari seluruh dunia.

"Itu ulan! (bulan)"

"Itu umi! (bumi)"

Kami gemar menonton One Planet. Ia terjerumus di belantara dan fauna. David Attenborough membacakan kami fabel terbaik dengan tone suaranya yang rendah. Bagi, Zea, itu adalah mantra yang menghipnotis. Bagiku yang pulang dari perjalanan jauh, suaranya seperti narasi penghantar tidur.

Magrib berkumandang di kejauhan, kami berhenti sebentar. Iseng saja, ia kutanya, "Zea punya cita-cita ketemu hewan-hewan itu kalau sudah besar?"

"Tidak, Zea mau jadi upu-upu (kupu-kupu)".
Mungkin ia ingin bisa terbang, pikirku. "Mau jadi pilot yang terbang-terbang di atas?"
"Takut, itu tinggi sekali" Jawabnya cepat.
"Zea, mau telbang di pohon dan unga-unga (bunga-bunga)


Ditulis: Fanny Indra Pratama

Tidak ada komentar :

Posting Komentar