Daftar Blog Saya

SOCIAL MEDIA

Jumat, 17 April 2026

Malam yang dingin di Kota Jogja


Sekitar 6 tahun yang lalu, untuk kesekian kalinya aku datang ke kota ini, ntah untuk apa? Mungkin untuk melarikan diri dari perasaan. Lagian, siapa orang yang rela pindah ke daerah dengan UMR yang lebih rendah dari kota asalnya? Jika tidak tentang perasaan?

Kota ini nyaman. Ia menawarkan hidup yang tidak cepat, jalanan yang tidak macet, sehingga memberikan waktu malas yang lebih lama. Di sudut kota yang tidak banyak turis tahu, ia menawarkan kesunyian. Dihadirkannya ketenangan untuk siapa saja membutuhkan.

Tapi kota ini tidak pernah benar-benar menerimaku. Dia menawarkan keramahtamahan, seperti tuan rumah kepada tamunya, mengijinkanku untuk tinggal selama yang ku mau, tapi tetap menjaga jarak dariku. Seorang tamu selalu punya takdir untuk pulang.

Setiap orang butuh rumah, bukan hanya untuk singgah, tapi juga untuk diterima baik buruk tanpa kecuali. Kita ini manusia, tidak akan pernah sempurna, tapi tetap punya hak untuk diterima, bukan?

Rasa-rasanya kesunyian ini sudah berubah menjadi kesendirian. Ntah apa yang terjadi tapi liburan telah usai. Perasaan telah utuh kembali. Ntah kapan, tapi aku memang harus pulang.


Jogja, dini hari, 17 April 2026

Ditulis: Fanny Indra Pratama